
Berastagi – (SBN.Com) Forum Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Aceh Singkil melaksanakan “Sinkronisasi Work Plan Mitra Pembangunan Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2024” yang dilaksanakan di Hotel Mikie Holiday Hotel & Resort Kamis-Sabtu, (9-11/11/2023).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh terbentuknya Forum PSDA dan Launching PSDA pada tanggal di kompleks Bappeda Aceh Singkil. Pemerintah kabupaten Aceh Singkil menjalin kerjasama dengan Mitra Pembangunan yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir dengan lokus kerja pada pendampingan, ketenagakerjaan, Marine (kelautan) pariwisata, lingkungan dan isu-isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan.
Forum PSDA Aceh Singkil di SK Bupati Aceh Singkil setelah melalui proses panjang dengan Nomor : 188.45/316/2023 tanggal 15 September 2023. Yang Dikoordinir Oleh Musa, S.Hut. M.Si Dari Bappeda dibantu oleh Staf sekretariat Forum PSDA untuk kelancaran program kerja yang akan dilaksanakan.
Acara sinkronisasi work plan ini bertujuan untuk melakukan kolaborasi bersama dengan mitra kerja pembangunan bidang ekonomi, pendidikan, sosial masyarakat, konservasi lingkungan yang berbasis kemasyarakatan.
Lokakarya yang diikuti oleh lembaga mitra yang sekarang memiliki program kerja di Aceh Singkil baik lembaga lokal, nasional dan internasional untuk membantu pemerintah kabupaten Aceh Singkil dibawah komando BAPPEDA Aceh Singkil. Lembaga Mitra Pembangunan tersebut adalah SwissContact, Earthworm Foundations, Koltiva, Apical, Musim Mas, Earthequalizer Foundations, Fauna & Flora Internasional (FFI), Forum Konservasi Leuser (FKL), UNICEF INDONESIA, WCS, Yayasan Aceh Hijau, Yayasan Ecosystem Impact, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh, Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, PePal, Rumah Millenial, Perwakilan STIF Yashafa, P3MD Aceh Singkil dan staf sekretariat Forum PSDA.
Dalam Sambutannya Koordinator Forum PSDA Aceh Singkil Musa, S.Hut, M.Si menyampaikan Ucapan terimakasih kepada Mitra Pembangunan Aceh Singkil yang terus hadir dan memberikan kontribusi dan kolaborasi untuk pembangunan Aceh Singkil, mengingat Kabupaten Aceh Singkil memiliki SDA dan adanya konflik antara perusahaan dengan lingkungan hidup. Maka dengan adanya mitra pembangunan yang berkolaborasi dengan Pemda Aceh Singkil akan meringankan beban berat pembangunan apalagi Aceh Singkil masih berkategori Kabupaten Termiskin dalam provinsi Aceh, karena program kerja lembaga banyak yang dibantu melalui kegiatan bersifat non-profit dan bisa langsung dirasakan oleh Pemda Aceh Singkil dan masyarakat pada umumnya.
“Dalam Lokakarya ini Pemda bersama Mitra pembangunan bersinergi menuju tahun 2024 sehingga harapan kita bersama Aceh Singkil yang maju, sejahtera dan sehat tercapai” ungkap Musa.
Metode lokakarya ini dilakukan dengan sistem pendekatan terstruktur, secara bergantian tanya jawab antara peserta dan fasilitator dengan tujuan utama mempererat kolerasi antar organisasi dan lembaga dengan mengumpulkan pemangku kepentingan dan secara bersamaan bergandengan tangan membangun Aceh Singkil.

Sumber anggaran pelaksanaan ini kerjasama Pemerintah kabupaten Aceh Singkil dengan SwissContact lembaga mitra pembangunan yang sudah memiliki banyak program di Aceh Singkil.
Rencananya penutupan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Nopember 2023 oleh PJ. Sekda Aceh Singkil Ahmad Rivai, SH. (Ab-21)**