Maksum Malau, Sang Pelopor Jargon “DPRA dari Aceh Singkil Tahun 2024 Harga Mati”

Sahbuddin Padank

Senin, 13 November 2023 - 16:06 WIB

501,885 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maksum Malau Sang Pelopor Memilih Caleg DPRA dari Aceh Singkil Harga Mati (Foto : Dok Pribadi)

Rimo – (SBM.Com) Pemilu Tahun 2024 semakin dekat, pesta demokrasi lima tahunan ini sudah menyapa untuk memilih anggota DPR-RI, DPD, DPRA, DPRK, Presiden dan Wakil Presiden.

 

Calon legislatif mulai melakukan langkah dan strategi untuk bisa duduk menjadi pemenang sebagai anggota dewan yang terhormat.

Tidak tanggung tanggung para kontestan politik ini harus bekerja ekstra dalam meraih simpati rakyat agar dipilih pada tanggal 14 Februari 2024.

 

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) adalah lembaga legislatif yang berkedudukan di Ibukota Provinsi Aceh,  mereka yang terpilih merupakan putra-putri terbaik di daerahnya mewakili daerah pemilihannya (Dapil) untuk menampung aspirasi, memperjuangkannya dan membangun serta berkontribusi ke daerah Dapil dan Aceh secara umum.

 

Aceh Singkil merupakan Kabupaten yang sudah berdiri selama 24 Tahun namun belum pernah mendudukkan anggota DPRA sebagai perwakilan di parlemen Aceh, sehingga sulit bagi Aceh Singkil mendapatkan porsi anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) karena selalu mentok di pembahasan anggaran.

Berkaca dari persoalan ini, sejak setahun terakhir MAKSUM MALAU cukup intens menyuarakan tahun 2024 anggota DPRA wajib dari Aceh Singkil.

 

Melalui Forum Independen Peduli (FIP) yang digagasnya mulai menjaring dan menggiring opini publik untuk memunculkan nama Caleg DPRA Aceh Singkil.

 

Dari hasil penjaringan nama muncul beberapa kandidat calon yang mendaftar hingga penetapan DCT awal Nopember lalu.

 

“Target saya adalah bisa duduk perwakilan dari Aceh Singkil sebagai Anggota DPRA siapapun dia dan partai apa tidak masalah. Saya sudah berusaha sejak setahun terakhir dan Alhamdulillah mendapat respons yang positif dari masyarakat Aceh Singkil, dan tren wajib memilih putra-putri dari Aceh Singkil menjadi pembahasan di setiap sudut Aceh Singkil” Cerita Maksum Malau dalam suatu kesempatan

 

Ketua DKA Aceh Singkil ini banyak dipandang sebelah mata dengan gencarnya menyuarakan Pilih DPRA dari Aceh Singkil, karena mungkin ada yang merasa terganggu saat jargon ini disuarakan.

 

“Banyak tantangannya, saya mendapatkan berbagai pandangan miring, seolah-olah saya mendapatkan iming-iming, dana dari para donatur,  saya berpolitik praktis. Pada intinya saya ini murni panggilan jiwa kecintaan saya terhadap daerah saya tidak lain. Silahkan orang membenci saya, cemoohan dan pandangan negatif, menyuarakan DPRA dari Aceh Singkil akan tetap saya suarakan” ujar Maksum penuh semangat.

 

Target untuk membangun opini ini sudah mulai berjalan dan diterima masyarakat Aceh Singkil, bahkan Satu Kursi wajib 2 atau 3 Kursi adakah Bonus mulai didengungkan agar memantik semangat para caleg untuk bekerja keras meraih simpati dan pilihan rakyat di pemilu nanti.

 

Dari beberapa kandidat ini yang sudah bekerja, bersosialisasi, membentuk tim pemenangan, memiliki basis suara, dan finansial yang mendukung sudah terlihat dan mengerucut.

 

“Harapan saya para caleg ini mulai menentukan arah dan langkah-langkah setidaknya gambaran kecil sudah mulai terlihat, DPT Aceh Singkil 86 ribu ini akan bisa menghantarkan satu, dua atau tiga caleg apabila fokus menggarap suara dari Aceh Singkil dengan memiliki 3 faktor yaitu 1. Tokoh, 2. Tim Pemenangan, 3. Finansial untuk menunjang poin 1 dan poin 2” sambung Maksum menambahkan

 

“Bentuk kecintaan saya terhadap Aceh Singkil adalah dengan memberikan ide dan gagasan, jika berhasil ini adalah keberhasilan kita bersama jika belum berhasil mendudukkan putra Aceh Singkil di parlemen DPRA ini merupakan bentuk kegagalan saya dan seluruh rakyat Aceh Singkil” Tutup sekjen PMSS ini. (Ab-21)**

Berita Terkait

Masyarakat Desak Aparat Ungkap Dugaan Masalah Pengelolaan Aset BUMDes Desa Suka Makmur
Berjuang dengan Upah Minim, Keluarga Penjaga Kebun Sawit di Aceh Singkil Impikan Rumah Layak Huni
Kepala Desa Takal Pasir Rabidin Limbong Eratkan Silaturahmi di Pantai Anak Laut Indah pada Hari Ketiga Idul Fitri 1446 H
Ketua DPRK Aceh Singkil Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1446 H: Momentum Harmoni dan Pembangunan Daerah
Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H di Aceh Singkil: Inilah Rute Lengkap dan Detailnya
Aman dan Lancar! Polres Pidie Jaya Maksimalkan Pengamanan Mudik Lebaran
Plt Dinas Kesehatan Aceh Singkil & Jajarannya Gelar Bukber untuk Pererat Kebersamaan di Meet Point
Penuh Keakraban: Buka Puasa Bersama Anak Yatim, PEMDES Lae Balno dan MUSPIKA Tingkatkan Silaturahmi

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 00:55 WIB

Masyarakat Desak Aparat Ungkap Dugaan Masalah Pengelolaan Aset BUMDes Desa Suka Makmur

Jumat, 4 April 2025 - 16:05 WIB

Berjuang dengan Upah Minim, Keluarga Penjaga Kebun Sawit di Aceh Singkil Impikan Rumah Layak Huni

Rabu, 2 April 2025 - 20:43 WIB

Kepala Desa Takal Pasir Rabidin Limbong Eratkan Silaturahmi di Pantai Anak Laut Indah pada Hari Ketiga Idul Fitri 1446 H

Minggu, 30 Maret 2025 - 06:28 WIB

Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H di Aceh Singkil: Inilah Rute Lengkap dan Detailnya

Minggu, 30 Maret 2025 - 05:46 WIB

Aman dan Lancar! Polres Pidie Jaya Maksimalkan Pengamanan Mudik Lebaran

Rabu, 26 Maret 2025 - 23:43 WIB

Plt Dinas Kesehatan Aceh Singkil & Jajarannya Gelar Bukber untuk Pererat Kebersamaan di Meet Point

Selasa, 25 Maret 2025 - 22:27 WIB

Penuh Keakraban: Buka Puasa Bersama Anak Yatim, PEMDES Lae Balno dan MUSPIKA Tingkatkan Silaturahmi

Senin, 24 Maret 2025 - 13:17 WIB

Ny. Habibatussania Safriadi Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD Aceh Singkil Periode 2025-2030

Berita Terbaru