SingkilBetuahNews 15/11/23.
Banda Aceh _ WALHI Aceh memberikan apresiasi dan mendukung apa yang dilakukan oleh Pemuda Pecinta Simeulue di Jakarta (PPSJ). Karena merupakan wujud kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menyelamatkan lingkungan di Simeulue, dampak dari aktivitas pertambangan galian C ilegal.
WALHI Aceh juga mendesak aparat penegak hukum untuk menindak segala bentuk pelanggaran hukum pertambangan dan lingkungan hidup. Termasuk menertibkan secara hukum aktivitas pertambangan galian C ilegal yang ada di kepulauan Simeulue.
Aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Simeulue dan Polda Aceh jangan menutup mata atas apa yang terjadi di Simeulue. Karena kondisi tersebut telah banyak disuarakan oleh banyak pihak, termasuk komponen masyarakat yang ada di Simeulue.
Pemerintah provinsi Aceh dalam hal ini ESDM dan DLHK Aceh juga harus turun tangan dalam persoalan tersebut. Kami mendesak untuk dilakukan audit lingkungan untuk menghitung kerugian dan kualitas lingkungan dampak dari kegiatan ilegal tersebut. Sehingga menjadi dasar tuntutan dalam memintai pertanggungjawaban hukum kepada pihak yang terlibat dalam pertambangan galian C ilegal di Simeulue.
Bagi WALHI Aceh, tidak ada alasan pembenaran pengambilan material galian C secara ilegal. Karena pemenuhan material untuk kebutuhan pembangunan dalam dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku, sehingga dampak terhadap lingkungan dapat terkelola dengan baik.[]
Banda Aceh, 15/11/2023.
Eksekutif Daerah WALHI Aceh
M. Nasir
Deputi Direktur