Aceh Singkil, | SBN, News.Com ~ Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil kembali mencekam setelah seorang warga, Ibu Sawiyah (63 tahun), diduga menjadi korban serangan buaya ganas di sungai setempat pada Sabtu pagi. Insiden menyeramkan ini terjadi hanya sepekan setelah serangan buaya sebelumnya yang menimpa seorang ibu rumah tangga di desa yang sama. Pada Sabtu (09/02/2025)
Kepala Desa Rantau Gedang, Pak Adi Anton, mengonfirmasi melalui sambungan telepon bahwa pencarian terhadap korban sedang berlangsung. Warga desa bersama-sama dengan pihak berwenang menggunakan sampan dan perahu motor terus berupaya menemukan Ibu Sawiyah. Hingga saat ini, upaya pencarian masih menemui jalan buntu.
Pak Adi Anton memperingatkan masyarakat desa untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di sungai, mengingat keganasan buaya yang kian mengancam keselamatan. “Kami meminta semua pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. Jika tidak, dikhawatirkan buaya-buaya ini akan terus membahayakan warga,” tegas Pak Adi.
Laporan telah disampaikan ke pihak kecamatan dan Polsek Singkil, dan dukungan bantuan pencarian dari aparat keamanan dikabarkan sedang dalam perjalanan ke lokasi. Meski demikian, situasi saat ini memerlukan perhatian dan tindakan cepat dari pihak berwenang untuk menjamin keamanan warga setempat.
Tragedi terbaru ini menambah urgensi solusi jangka panjang dalam menangani serangan buaya di wilayah tersebut. Sementara itu, warga berharap agar pencarian Ibu Sawiyah segera membuahkan hasil dan upaya penanggulangan buaya dilaksanakan dengan efektif.
Reporter Aceh Singkil terus memantau perkembangan di lapangan dan siap memberikan pembaruan secepatnya saat informasi baru muncul.(*)
Reporter Aceh Singkil : {Kh: Sakda}