BETUAH NEWS | ~ Musibah Banjir yang menimpa warga Singkil dan Subulussalam beberapa pekan ini tak jua kunjung surut. Warga yang terdampak banjir mengalami banyak kerugian. Rumah-rumah banyak yang rusak, peralatan rumah tangga banyak hilang dibawa arus, hewan ternak banyak yang tak dapat diselamatkan. Belum lagi tanaman yang juga rusak dan gagal panen lantaran terendam banjir. Sedangkan para petani sawit juga tidak dapat memanen lantaran akses yang terhambat.
Sementara itu, jalan nasional juga ikut terdampak sehingga tak dapat dilewati. Pantauan SingkilBETUAHNEWS hampir di semua kecamatan rawan banjir. Beberapa hari ini media sosial, dipenuhi dengan bajir Singkil, Subulussalam dan Aceh Selatan.
Kondisi musibah banjir di Singkil sepertinya kurang perhatian dari pemerintah Aceh. Hal itu disayangkan oleh anggota DPRA Aceh H.Asmauddin. Ia menyebut semestinya musibah banjir Singkil harus segera ditangani dan menjadi perhatian pemerintah.
“Banjir telah menimpa tiga Kabupaten, yaitu Aceh Singkil, Subulussalam dan Aceh Selatan. Seharusnya Pemerintah itu tanggap. Seharusnya jadi status tanggap darurat Provinsi karena sudah mencakup tiga Kabupaten”. ujar H. Asmauddin.
Ia menyebut, penanganan banjir Singkil seharusnya tidak hanya dari Pemerintah Aceh Singkil atau kab/kota masing-masing, melainkan harus ada penanganan dari Provinsi. Dengan demikian bantuan yang diberikan seharusnya lebih besar, sebab masyarakat yang terdampak juga besar.
H. Asmauddin juga menyebut penanganan banjir Singkil belum serius. Menurutnya, begitu banjir terjadi di Singkil, Subulussalam dan Aceh Selatan, seharusnya gubernur sudah turun ke lokasi.
“Harusnya Gubernur itu turunlah melihat kondisi masyarakatnya yang ada di tiga kabupaten kota, yang ada di tenda-tenda pengungsian”. Ujar Asmauddin.(Ns)